Penyebab Majalah Musik Hilang Peredarannya dan Susah Untuk Bertahan di Masanya

Penyebab Majalah Musik Hilang Peredarannya dan Susah Untuk Bertahan di Masanya – Siapa yang tidak mengenal beberapa brand majalah musik yang ada di Indonesia diantaranya majalah aktuil, majalah trolley, majalah tripple, majalah newsmusik, dan tabloid mumu. Dalam perjalanan industri musik di Indonesia ini, pastinya di tahun awal Indonesia dimasuki dengan industri musik tentunya juga ditemani oleh majalah-majalah yang mengulas tentang musik baru pada masanya dan membuat musik tersebut melonjak. Mungkin, sebagian besar remaja generasi millenial saat ini tidak terlalu mengenal dengan nama-nama asing di atas dan menganggap bahwasannya musik tidak terlalu penting karena musik sekedar hiburan dan hobi bukanlah sebuah pembelajaran. Tetapi, sebagai generasi sekarang kamu perlu untuk mengetahui sejarah dari perjalanan industri musik dan mampu bertahan hingga sekarang walaupun kesuksesan industri musik sudah tidak ditemani lagi dengan percetakan majalah yang membahas mengenai musik yang ada di Indonesia lagi.

Membahas hal di atas, Mengapa majalah musik sudah menghilang keseluruhan di dunia percetakan Indonesia? Mengapa dari dulu banyak sekali majalah musik yang tidak mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama? Mungkin, beberapa pertanyaan tersebut dipikirkan oleh masyarakat yang sudah lahir di Indonesia sebelum tahun 2000-an ataupun remaja-remaja saat ini yang tertarik dengan dunia permusikan yang ada di Indonesia. Maka dari itu, kesempatan kali ini akan dibahas mengenai masalah majalah musik yang ada di Indonesia. Jika ditanya, mengenai majalah musik yang sudah tidak ada lagi diterbitkan di percetakan Indonesia, alasannya hanya satu karena majalah musik ini tidak mampu bersaing dengan adanya media massa dan peningkatan serta pengembangan teknologi. Di era digital seperti ini, memudahkan berbagai mencari informasi yang dapat diakses dimanapun dalam waktu yang bebas. Salah satunya mengenai musik, kamu tidak lagi perlu mengeluarkan uang untuk membeli majalah musik untuk dapat mencari informasi mengenai musik yang ada di Indonesia, tetapi kini kamu dengan mudah mencari mengenai informasi industri permusikan Indonesia melalui smartphone menggunakan peramban dan mencari website blog. Dan, mungkin beberapa orang bertanya mengapa majalah musik tidak mampu bertahan lama di Indonesia, jawabannya adalah majalah musik kurang diminati. Pada masa dimana majalah musik berjaya, ternyata ada majalah yang lebih menarik selain dari majalah musik. Majalah tersebut membahas masalah lifestyle baik untuk perempuan ataupun laki-laki. Jadi, generasi pada saat itu lebih memilih untuk membeli majalah yang berkaitan dengan masalah lifestyle.

Begitulah singkat mengenai majalah musik yang tidak dapat bertahan lama dan majalah musik yang sudah hilang peredarannya di Indonesia. Kamu tidak perlu khawatir karena majalah musik yang sudah hilang di Indonesia, kamu sekarang dapat dengan mudah mencari informasi tentang musik Indonesia di website blog musik yang disediakan oleh para blogger. Bahkan dengan mudahnya anda juga bisa mencari informasi tentang situs poker online yang menyediakan berbagai jenis permainan judi online, seperti online, Omaha, Super10, Domino, Ceme Keliling dan lain-lainnya.

Hai, Majalah Musik Yang Terlupakan
Berita Blog Majalah Musik

Hai, Majalah Musik Yang Terlupakan

Hai, Majalah Musik Yang Terlupakan – Musik adalah hidup. Sebagian besar orang akan berkata demikian jika ditanya apa yang paling membuat mereka bahagia. Music adalah bagian dari kehidupan masyarakat itu sendiri. Industry music yang telah berkembang membawa perubahan baru bagi para penikmat music pintar. Bagi sebagian masyarakat mendengarkan music saja mungkin tidak akan memuaskan hati mereka. nah, bagi masayarakat di awal tahun 90an pastilah kenal dengan majalah hai, ya majalah keren yang mengulas habis music, lirik dan berita terkini para musisi terkenal tanah air. Lalu untuk generasi awal abad ke 20 tahukah mereka, apa itu majalah hai?

Sebelum kemajuan teknologi seperti sekarang ini, masayarakat menikmati berita dan info terbaru dari majalah, koran, dan selebaran. Untuk para pencinta music khususnya anak muda , pasti tidak akan asing dengan majalah hai. Majalah para remaja era 90 an ini memberi banyak informasi dan pengetahuan baru bagi para penikmat music kala itu. Majalah hai pertama kali diterbitkan pada tahun 1977. Majalah ini tidak hanya membahas tentang berita terbaru para musisi terbaik saat itu, tetapi juga kumpulan lirik lagu, musik terbaru yang sedang heboh hingga gossip para musisi yang pasti akan sangat menarik bagi para pembaca.

Majalah ini sendiri awalnya berdiri karena antusiasme masyarakat kala itu yang lebih memilih menyewa dvd dan kaset dari tempat persewaan. Untuk mendonngkrak penjualan majalah hai juga mereview berbagai jenis music dari mancanegara. Tidak hanya Indonesia, majalah hai merambah ulasan tentang band- band dan musisi luar negeri yang yang pada era 90 an sangat digandrungi oleh remaja Indonesia. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi majalah yang satu ini mulai ditinggalkan,walau telah memperbarui konten yang tak melulu berupa music tapi majalah hai tetap terbelakang karena munculnya berita-berita online yang semakin mudah diakses. Kini setiap lapisan masyarakat telah memiliki perangkat pintar telepon selular yang bisa mencari informasi apapun dalam jumlah yang tak terbatas. Dan majalah hai akhirnya benar-benar ditinggalkan.